Labuan Bajo (04 Juni 2026) – Peluncuran Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 membawa kebanggaan tersendiri bagi umat Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok. Pasalnya, paroki tersebut dipercaya menjadi penanggung jawab koor pada Perayaan Ekaristi Puncak Festival Golo Koe yang akan berlangsung pada 15 Agustus 2026.
Pastor Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok, RD. Antonius Sanor, yang turut menghadiri launching Festival Golo Koe 2026 di Pantai Sudamala, Kamis (4/6/2026), mengaku gembira dan bersyukur atas dimulainya rangkaian festival yang telah menjadi salah satu perhelatan iman dan budaya terbesar di wilayah Keuskupan Labuan Bajo.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Paroki Merombok untuk menanggung koor pada misa puncak merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh semangat pelayanan.
“Festival Golo Koe merupakan momen untuk menumbuhkan iman yang perlu didukung dan dirayakan dengan penuh iman. Kami umat Paroki Merombok akan berpartisipasi dalam kegiatan akbar ini dengan menjalani setiap tugas yang dipercayakan, termasuk menanggung koor pada perayaan puncak tanggal 15 Agustus nanti,” ujar RD. Antonius Sanor.
Pastor Antonius menambahkan bahwa peluncuran Festival Golo Koe 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia membawa pesan yang sangat relevan bagi kehidupan umat beriman saat ini.
“Launching bertema ekologis ini setidaknya menjadi roh yang menggerakkan setiap orang dan umat untuk semakin mengasihi Allah, sesama, dan alam ciptaan. Semangat merawat bumi sebagai rumah bersama harus menjadi bagian dari penghayatan iman kita sehari-hari,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh umat Paroki Merombok mendukung sepenuhnya pelaksanaan Festival Golo Koe 2026 dan siap mengambil bagian dalam setiap tugas yang dipercayakan demi menyukseskan agenda bersama umat Keuskupan Labuan Bajo tersebut.
“Ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi paroki kami. Karena itu kami siap memberikan yang terbaik dan mendukung penuh seluruh rangkaian Festival Golo Koe,” tambahnya.
Semangat yang sama juga disampaikan Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok, Wilibrodus Cungkuru, yang dipercaya sebagai penanggung jawab koor Festival Golo Koe 2026.
Menurut Wilibrodus, kepercayaan yang diberikan kepada Paroki Merombok merupakan bentuk penghargaan sekaligus kesempatan bagi umat untuk terlibat aktif dalam perayaan iman tingkat keuskupan.
“Paroki Merombok dipercayakan menanggung koor pada misa puncak tanggal 15 Agustus 2026. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi umat Paroki Merombok dan kami siap menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Saat ini, panitia koor telah mulai melakukan berbagai persiapan, mulai dari rekrutmen anggota koor hingga pemilihan lagu-lagu liturgi yang akan dibawakan pada perayaan puncak nanti.
Wilibrodus optimistis persiapan yang matang akan menghasilkan pelayanan liturgi yang baik dan membantu umat menghayati perayaan Ekaristi dengan lebih khusyuk.
“Koor Paroki Merombok akan menggema di Waterfront Labuan Bajo dan mengantar umat masuk dalam suasana perayaan Ekaristi yang khusyuk dan penuh sukacita. Karena itu kami mengajak seluruh umat Paroki Merombok untuk berpartisipasi dengan penuh semangat dalam tugas pelayanan ini,” ujarnya.
Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Asumta Nusantara 2026 akan mencapai puncaknya pada 10–15 Agustus 2026 di Labuan Bajo. Selain berbagai kegiatan budaya, sosial, dan ekonomi kreatif, perayaan Ekaristi Hari Raya Maria Diangkat ke Surga pada 15 Agustus menjadi salah satu agenda utama yang akan dihadiri ribuan umat dari berbagai paroki di wilayah Keuskupan Labuan Bajo. Kepercayaan untuk menanggung koor pada misa puncak menjadi kesempatan berharga bagi umat Paroki Merombok untuk ambil bagian secara nyata dalam pelayanan liturgi sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyukseskan Festival Golo Koe 2026. (Komsos paroki Merombok/Tian Candra**)





