
Merombok, 03 Agustus 2026 – Harmoni suara yang megah berpadu dengan doa-doa umat memenuhi Gereja Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok pada Senin (3/8/2026) sore. Dalam Perayaan Ekaristi Penyambutan Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara, ribuan umat tidak hanya disuguhkan liturgi yang khidmat, tetapi juga pelayanan paduan suara yang memukau dan mengantar mereka larut dalam suasana doa yang mendalam.
Lantunan lagu-lagu liturgi yang dibawakan Koor Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok bergema indah memenuhi ruang gereja hingga halaman luar yang dipadati umat. Setiap bait pujian yang dinyanyikan seolah menjadi doa yang mengalir dari hati, menghadirkan keheningan, kekhusyukan, sekaligus sukacita di tengah perayaan penyambutan Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara, rangkaian menuju Festival Golo Koe 2026 Keuskupan Labuan Bajo.
Sejak lagu pembuka hingga penutup perayaan, paduan suara tampil penuh penghayatan. Iringan musik liturgi yang tertata apik berpadu dengan harmoni vokal yang kuat, membuat ribuan umat semakin mudah menghayati setiap bagian Ekaristi.
Beberapa lagu devosi kepada Bunda Maria bahkan menghadirkan suasana haru. Tidak sedikit umat tampak memejamkan mata, mengikuti nyanyian dengan lirih, sementara yang lain menundukkan kepala dalam doa. Harmoni yang tercipta bukan sekadar memperindah liturgi, tetapi menjadi sarana yang mengantar umat semakin dekat kepada Tuhan.
Perayaan yang dipimpin Vikaris Episkopal (Vikep) Labuan Bajo, RD Yuvensius Rugi, bersama Pastor Paroki RD Antonius Sanor dan RD Kristo Selamat itu dihadiri ribuan umat yang sejak sore memenuhi gereja dan halaman paroki. Kehadiran mereka menjadi bukti besarnya devosi kepada Bunda Maria sekaligus antusiasme menyambut Festival Golo Koe 2026.

Di balik penampilan yang memukau tersebut, tersimpan proses latihan yang panjang dan disiplin tinggi. Bagi anggota koor, pelayanan pada Misa penyambutan Arca Bunda Maria bukan sekadar mengisi liturgi, tetapi menjadi bagian penting dari persiapan menuju tugas yang lebih besar, yakni mengiringi Perayaan Ekaristi Agung Puncak Festival Golo Koe 2026 pada 15 Agustus 2026 di Waterfront Labuan Bajo.
Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok yang juga menjabat Ketua Seksi Koor Kepanitiaan Festival Golo Koe 2026 sekaligus pelatih paduan suara, Wilibrodus Cungkuru, mengatakan persiapan koor kini telah memasuki tahap akhir.
Menurutnya, secara umum kesiapan paduan suara telah mencapai hampir sempurna dan saat ini para pelatih hanya melakukan penyempurnaan pada beberapa bagian, terutama dinamika lagu.
“Paduan Suara Paroki Merombok sudah hampir 100 persen mempersiapkan diri untuk bertugas pada Perayaan Ekaristi Agung tanggal 15 Agustus nanti. Saat ini kami hanya melakukan pembenahan seperlunya, terutama menyangkut dinamika lagu agar penampilannya semakin matang,” ujar Wilibrodus kepada Tim Komsos Paroki Merombok usai perayaan.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan koor dalam Misa penyambutan Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara memang telah dirancang sejak awal sebagai bagian dari proses pembentukan kualitas penampilan.
Menurutnya, pelayanan liturgi hari itu bukan sekadar mengiringi perayaan, tetapi juga menjadi “pementasan awal” sebelum tampil pada panggung yang lebih besar di Festival Golo Koe.
“Apa yang dilakukan hari ini merupakan bagian kecil dari seluruh proses persiapan yang nantinya akan dipersembahkan pada perayaan puncak Festival Golo Koe. Kami memang merancang Misa penyambutan ini sebagai semacam repetisi atau penampilan awal. Dari evaluasi kami, penguasaan lagu sudah sangat baik, tinggal beberapa dinamika yang akan terus kami sempurnakan dalam sisa waktu latihan,” jelasnya.
Optimisme pun terpancar dari wajah para anggota koor yang baru saja menyelesaikan pelayanan mereka. Ketika ditanya mengenai kesiapan tampil pada puncak Festival Golo Koe, Wilibrodus menjawab singkat namun penuh keyakinan.
“Siap tampil.”
Pernyataan itu bukan sekadar ungkapan percaya diri, tetapi lahir dari kerja keras puluhan anggota paduan suara yang selama berbulan-bulan meluangkan waktu untuk berlatih, menyatukan suara, membangun harmoni, dan mempersembahkan talenta terbaik mereka bagi kemuliaan Tuhan.
Bagi Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok, pelayanan paduan suara merupakan bagian tak terpisahkan dari pewartaan iman. Lagu-lagu liturgi bukan sekadar nyanyian pengiring, melainkan doa yang dinyanyikan, yang membantu umat memasuki misteri Ekaristi dengan hati yang lebih terbuka.
Penampilan memukau pada Misa penyambutan Arca Bunda Maria Assumpta Nusantara menjadi sinyal kuat bahwa Koor Paroki Merombok siap memberikan penampilan terbaik pada Perayaan Ekaristi Agung Festival Golo Koe 2026.
Jika pada Senin sore ribuan umat dibuat larut dalam doa oleh harmoni yang mengalun di Gereja Paroki Merombok, maka harapan yang sama kini tertuju pada 15 Agustus 2026 di Waterfront Labuan Bajo. Di sana, paduan suara Paroki Merombok akan kembali mengumandangkan pujian, bukan hanya sebagai persembahan seni liturgi, tetapi sebagai ungkapan iman yang akan menyatukan ribuan peziarah dalam semangat Festival Golo Koe 2026. (Komsos Paroki Merombok, Tian Candra)





