Merombok (29 Mei 2026) – Semangat kebersamaan dan antusiasme mewarnai kegiatan rekoleksi dan temu akrab Orang Muda Katolik (OMK) se-Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok yang berlangsung di Gereja Paroki Merombok, Jumat (29/05/2026). Kegiatan yang menjadi langkah awal pembentukan dan penguatan OMK di paroki baru tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta.
Salah satu peserta, Indri dari Komunitas Basis Gerejawi (KBG) Santo Gabriel Wilayah II, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut meskipun sebelumnya belum pernah terlibat dalam aktivitas OMK.
“Saya sangat bersyukur sekali. Saya merasa bahwa saya dibimbing oleh Roh Kudus untuk mengambil bagian dalam kegiatan ini. Sebelumnya saya belum pernah terlibat dalam kegiatan OMK. Pada kesempatan ini saya ikut terlibat dan itu semua karena berkat dorongan Roh Kudus,” ungkapnya.
Menurut Indri, keterlibatannya dalam rekoleksi dan temu akrab OMK menjadi pengalaman berharga sekaligus awal yang baik bagi perjalanan Orang Muda Katolik di Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok yang belum lama berdiri sebagai paroki definitif.
Ia berharap OMK yang mulai dibentuk dan diperkuat melalui kegiatan tersebut dapat bertumbuh menjadi komunitas kaum muda yang aktif dalam kehidupan menggereja dan mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Saya berharap OMK Paroki Merombok dapat menjadi garam dan terang, khususnya bagi warga masyarakat Paroki Merombok,” ujarnya.
Harapan serupa juga disampaikan Iginasius Ogi dari KBG Santo Valentinus, Sapa Igan. Menurutnya, kegiatan rekoleksi dan temu akrab OMK meninggalkan kesan yang sangat positif karena tingginya antusiasme para peserta.
“Kegiatannya sangat luar biasa. Antusias orang muda juga luar biasa. Teman-teman OMK sangat semangat mengikuti rekoleksi dari awal sampai akhir,” kata Ogi.
Kegiatan rekoleksi dan temu akrab tersebut menghadirkan sejumlah materi pembinaan yang bertujuan memperkuat identitas dan peran kaum muda dalam Gereja. Ketua Seksi Kepemudaan DPP Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok, Serilus Ladur, memaparkan program kerja dan arah pembinaan OMK yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni Kristianitas, Intelektualitas, dan Fraternitas.
Melalui materi tersebut, kaum muda diajak untuk bertumbuh sebagai pribadi yang beriman, memiliki wawasan yang luas, serta mampu membangun persaudaraan yang kuat dalam komunitas maupun masyarakat.
Sementara itu, Romo Pastor Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok, RD. Antonius Sanor, dalam rekoleksi bertema “Dipanggil Menjadi Garam dan Terang” mengingatkan kaum muda agar tidak hanya menjadi penonton dalam kehidupan Gereja, tetapi berani mengambil peran sebagai pembawa harapan dan saksi Kristus di tengah dunia.
Menurut Romo Antonius, orang muda Katolik harus mampu memanfaatkan media sosial secara bijaksana, menjauhi pengaruh negatif pergaulan, serta menghadirkan nilai-nilai Injil dalam keluarga, Gereja, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan rekoleksi dan temu akrab berlangsung dalam suasana penuh keakraban, refleksi, dan semangat persaudaraan. Selain menjadi ruang pembinaan iman, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempertemukan orang muda dari berbagai KBG di wilayah Paroki Merombok untuk saling mengenal, membangun jaringan persahabatan, dan meneguhkan komitmen bersama dalam pelayanan. Melalui kegiatan ini, semangat baru mulai tumbuh di kalangan Orang Muda Katolik Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok. Dengan dukungan Gereja dan semangat kebersamaan yang kuat, OMK diharapkan mampu menjadi generasi yang berani melayani, bertumbuh dalam iman, serta menjadi garam dan terang bagi Gereja dan masyarakat. (Komsos Paroki Merombok/ Tian Candra**)





