
Merombok, 20 September 2026 – Perayaan Ekaristi Minggu Biasa XXV di Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok, Minggu (20/9/2026), menjadi momentum bagi umat untuk kembali meneguhkan kepercayaan kepada Tuhan. Misa dipimpin oleh Pater Rendi Max, SVD, imam Misionaris SVD asal Paroki Merombok yang saat ini bertugas di Spanyol, bersama Pastor Paroki RD Antonius Sanor.
Dalam homilinya, Pater Rendi Max mengajak umat untuk percaya pada rancangan Tuhan, terutama ketika kehidupan tidak berjalan sesuai dengan rencana dan harapan manusia. Pesan tersebut direfleksikannya dari bacaan Yesaya 55:6-9, Filipi 1:20c-24,27a, dan Injil Matius 20:1-16a.
Berbagi pengalaman pastoral selama bertugas di Madrid dan Sevilla, Pater Rendi Max mengisahkan bagaimana tugas perutusannya beberapa kali berubah dari rencana awal. Meski sempat merasa belum siap, terutama karena keterbatasan bahasa Spanyol, ia tetap menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya.
Dari pengalaman tersebut, ia menyadari bahwa perubahan yang awalnya terasa sulit justru menjadi bagian dari cara Tuhan menuntun perjalanan panggilannya.
“Saya menemukan banyak kasih Tuhan dan saya merefleksikan rancangan Tuhan. Itu membuat saya semakin mencintai panggilan saya, misi saya, dan juga mencintai umat,” ungkapnya.
Pater Rendi Max juga mengingatkan umat agar tidak membandingkan berkat yang diterima dengan berkat orang lain. Melalui perumpamaan para pekerja di kebun anggur, umat diajak untuk belajar bersyukur atas kemurahan hati Tuhan.
“Kita sebenarnya sudah diberkati, tetapi kita tidak mampu bersyukur karena melihat berkat orang lain. Tanpa kita sadari, kita mulai menghitung berkat orang lain dan lupa menghitung berkat Tuhan dalam hidup kita sendiri,” katanya.
Ia kemudian menitipkan dua pesan kepada umat: ketika hidup tidak sesuai dengan rancangan kita, jangan kehilangan kepercayaan; dan ketika Tuhan memberkati orang lain, jangan biarkan iri hati merampas sukacita kita.
Kaum Bapak Ambil Bagian dalam Pelayanan Koor
Perayaan Ekaristi kali ini juga mendapat warna tersendiri melalui pelayanan koor dari KBG Maria Imaculata yang seluruh anggotanya merupakan kaum bapak.

Dengan suara yang merdu dan penuh semangat, mereka mengiringi umat dalam perayaan Ekaristi sehingga suasana misa berlangsung semakin khusyuk.
Pastor Paroki RD Antonius Sanor mengapresiasi keterlibatan kaum bapak tersebut. Ia berharap pelayanan ini dapat terus dipelihara dan mendorong KBG lainnya untuk mengambil bagian dalam pelayanan liturgi.
“Kalau biasanya koor didominasi kaum ibu, hari ini kita menyaksikan koor yang semuanya kaum bapak tampil luar biasa. Semoga ini memotivasi KBG lain untuk mengambil bagian dalam tugas koor di gereja,” ungkap RD Antonius Sanor.
Perayaan Minggu Biasa XXV menjadi pengingat bagi umat Paroki Merombok bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana manusia. Namun, dalam setiap perubahan dan ketidakpastian, umat dipanggil untuk tetap percaya pada rancangan Tuhan, bersyukur atas berkat-Nya, dan bersukacita atas berkat yang diterima sesama.
(Komsos Paroki Merombok, Tian Candra)





