Ketua KBG St. Agustinus: Berbagi Kasih Jadi Wujud Nyata Kata Kese dan Devosi Bulan Maria

Sebarkan Berita ini!

Merombok, 5 Juni 2026 – Aksi berbagi kasih yang dilakukan umat KBG St. Agustinus Merombok menjadi wujud konkret Devosi selama Bulan Maria dan penghayatan tema APP 2026, “Doa, Pantang dan Puasa sebagai Sumber Kehidupan Beriman dan Dasar Solidaritas kepada Sesama.” Hal tersebut disampaikan Ketua KBG St. Agustinus, Vinsen Purnama, pada perayaan Misa Komunitas di Wae Cireng, Jumat (5/6/2026) malam.

Ketua KBG St. Agustinus Berbagi Kasih Jadi Wujud Nyata Kata Kese dan Devosi Bulan Maria

Menurut Vinsen, rangkaian doa Rosario yang dijalankan umat sepanjang Bulan Mei tidak berhenti pada kegiatan rohani semata, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata berbagi kasih kepada sesama yang membutuhkan.

“Dalam semangat devosi kepada Bunda Maria, umat secara sukarela mengumpulkan bantuan berupa paket sembako untuk dibagikan kepada lima sasaran yang membutuhkan di lingkungan sekitar,” ujar Vinsen.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghayatan tema APP yang mengajak umat menjadikan doa, pantang, dan puasa sebagai kekuatan untuk membangun kepedulian sosial. Baginya, kehidupan beriman yang sejati harus menghasilkan tindakan nyata yang menghadirkan kasih dan harapan bagi sesama.

“Melalui aksi ini, kami ingin menunjukkan bahwa doa dan pengorbanan yang kami jalani selama Bulan Maria tidak hanya memperkuat relasi dengan Tuhan, tetapi juga mendorong kami untuk semakin peduli kepada saudara-saudari yang membutuhkan,” katanya.

Vinsen menambahkan, bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, namun diharapkan dapat menghadirkan sukacita dan semangat persaudaraan bagi para penerima. Aksi tersebut juga menjadi ungkapan syukur umat atas penyertaan Tuhan melalui teladan kasih Bunda Maria.

Ketua KBG St. Agustinus Berbagi Kasih Jadi Wujud Nyata Kata Kese dan Devosi Bulan Maria

Pesan tersebut selaras dengan homili Pastor Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok, RD. Antonius Sanor, yang mengajak umat menghayati prinsip “Ahi Hara Ru” atau jangan mengikuti kehendak sendiri. Dalam homilinya, Pastor Antonius menegaskan bahwa hidup beriman harus diwujudkan dengan mengutamakan kehendak Allah melalui kasih, persatuan, dan solidaritas kepada sesama.

Menurut Vinsen, semangat berbagi yang tumbuh selama Bulan Maria menjadi bukti bahwa ketika umat mengutamakan kepentingan bersama dan membuka hati bagi sesama, kehidupan komunitas akan semakin kuat dan harmonis.

“Semoga semangat doa, pantang, puasa, dan berbagi kasih yang telah kami hidupi selama Bulan Maria terus bertumbuh dalam kehidupan umat, sehingga KBG St. Agustinus semakin menjadi komunitas yang beriman, peduli, dan penuh persaudaraan,” tutupnya.

Aksi berbagi kasih tersebut menjadi salah satu buah nyata perjalanan rohani umat KBG St. Agustinus selama Bulan Maria 2026, sekaligus mempertegas bahwa solidaritas kepada sesama merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan iman Kristiani. (Komsos Paroki Merombok/Tian Candra**)

Loading

Berita Lainnya