Dari Goa Firdaus ke Panti St Damian, Umat KBG St Paulus Merombok Tebarkan Kasih dan Harapan

Sebarkan Berita ini!

WhatsApp Image 2026 10 19 at 13.07.34
Penyerahan Bantuan berupa Sembako dan Uang Tunai (Foto: Videlis Jemali)

Merombok, 18 Oktober 2026 – Menghidupi iman tidak hanya melalui doa, tetapi juga lewat kepedulian kepada sesama. Semangat inilah yang ditunjukkan umat pra-KBG di KBG St Paulus, Wilayah I, Paroki Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok, melalui kegiatan ziarah rohani dan kunjungan kasih ke Panti St Damian Binongko, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan yang melibatkan 18 keluarga dengan total 45 jiwa ini diawali dengan ziarah ke Goa Firdaus, yang terletak di sebuah bukit sekitar satu kilometer dari Bandara Komodo. Di tengah suasana yang teduh dan dikelilingi pepohonan, umat yang terdiri atas orang dewasa dan anak-anak tersebut bersama-sama mendaraskan doa rosario selama kurang lebih 30 menit.

Ketua rombongan, Fridus Jegaut, mengatakan bahwa ziarah ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk semakin mendekatkan diri kepada Yesus melalui Bunda Maria. Selain menjadi kesempatan untuk membangun suasana baru dalam doa rosario, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat persaudaraan dan memperkuat soliditas antaranggota komunitas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin semakin dekat dengan Tuhan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam komunitas,” demikian semangat yang melandasi ziarah tersebut.

WhatsApp Image 2026 10 19 at 13.07.32
Sambutan pengurus KBG St. Paulus saat kunungan kasih di Pante Asuhan Binongko (Foto:Videlis Jemali)

Usai berdoa, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Panti St Damian Binongko. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Koordinator Panti, Suster Ludwina, SSPS.

Dalam kunjungan itu, umat menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai yang dikumpulkan secara sukarela oleh keluarga-keluarga dalam komunitas. Bantuan tersebut menjadi ungkapan kepedulian sekaligus tanda persaudaraan bagi para penghuni panti dan para suster yang mendampingi mereka.

Suster Ludwina mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan tersebut. Baginya, kehadiran umat bersama anak-anak membawa makna yang lebih besar daripada sekadar bantuan materi.

“Yang paling membahagiakan kami adalah kehadiran bapak dan mama yang membawa anak-anak, yang menjadi masa depan Gereja dan negara, ke panti ini. Ini tradisi yang bagus,” ujar Suster Ludwina.

Ia menjelaskan, saat ini Panti St Damian Binongko dihuni oleh 24 orang dan didampingi lima suster. Panti tersebut telah melayani selama 30 tahun dan merupakan cabang Panti St Damian Cancar, Manggarai, yang didirikan oleh mendiang Suster Virgula, SSPS.

Bagi Fridus dan rombongan, bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa dari sisi nilai materi. Namun, mereka berharap pemberian tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan penghuni panti dan menjadi tanda bahwa mereka tidak berjalan sendiri.

“Kami menyadari bahwa apa yang kami bawa ini tidak seberapa nilainya. Namun, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi panti,” ungkap Fridus mewakili rombongan.

Suasana kunjungan semakin hangat ketika umat, para suster, dan penghuni panti bersama-sama menyanyikan lagu-lagu rohani. Kebersamaan itu menjadi momen sederhana yang menghadirkan sukacita, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa saling menguatkan.

Sebelum mengakhiri kunjungan, rombongan juga membeli hasil kreativitas penghuni panti berupa rosario dan gelang. Langkah kecil ini menjadi bentuk dukungan terhadap karya dan keterampilan yang dihasilkan warga panti.

Kunjungan umat pra-KBG St Paulus tersebut menjadi pengingat bahwa iman dapat bertumbuh melalui tindakan nyata. Doa yang dipanjatkan di Goa Firdaus menemukan wujudnya dalam kepedulian kepada sesama di Panti St Damian Binongko.

Dari ziarah menuju aksi kasih, umat tidak hanya mempererat hubungan dengan Tuhan, tetapi juga menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian kepada anak-anak sejak dini. Harapannya, kunjungan ini membawa kekuatan, sukacita, dan harapan baru bagi para penghuni panti serta para suster yang setia melayani.

(Komsos Paroki Merombok-Kontributor: Videlis Jemali, Editor/Tian Candra)

Loading

Berita Lainnya