Catatan Evaluatif Perjalanan Semester Pertama Paroki St. Theresia dari Kanak-kanak Yesus Merombok

Sebarkan Berita ini!

Enam bulan yang lalu, tepatnya pada 18 Januari 2026, Paroki St. Theresia Merombok secara resmi memulai perjalanan baru sebagai sebuah paroki mandiri. Momentum bersejarah itu ditandai dengan pengumuman resmi oleh Vikep Labuan Bajo, pelantikan Pastor Paroki, serta pelantikan Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP), pengurus wilayah, dan pengurus KBG.

Catatan Evaluatif Perjalanan Semester Pertama Paroki St. Theresia dari Kanak kanak Yesus Merombok

Perjalanan enam bulan ini menjadi masa peletakan fondasi kehidupan menggereja. Fokus utama diarahkan pada pembentukan tata kelola paroki, penguatan organisasi, dan membangun semangat persaudaraan sebagai satu keluarga Allah.

Hal-hal yang telah Tercapai

Dalam perjalanan satu semester ini kami menyadari telah mengalami banyak hal. Hal-hal yang telah dicapai di satu semester perjalanan bersama ini antara lain adalah  beberapa langkah: Penguatan kepengurusan DPP, DKP, wilayah, dan KBG, Pembentukan serta penguatan kelompok-kelompok kategorial (komunitas rohani, biara, kelompok awam Katolik),   mulainya penataan administrasi dan pelayanan pastoral (program serta kalenderium kerja, Rancangan kegiatan dan biaya),  semakin tumbuhnya partisipasi umat dalam liturgi dan berbagai kegiatan pastoral, terbangunnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam banyak kegiatan paroki.

Semua ini menunjukkan bahwa umat memiliki kerinduan untuk membangun Gereja yang hidup dan bertumbuh.

Potensi yang Dimiliki

Perjalanan enam bulan ini juga memperlihatkan banyak potensi, antara lain: Semangat umat yang tinggi untuk terlibat dalam pelayanan, banyaknya kaum muda yang dapat diberdayakan, kehidupan KBG yang mulai berkembang sebagai basis persekutuan, tersedianya berbagai talenta umat dalam bidang liturgi, katekese, pendidikan, sosial, dan ekonomi, budaya kekeluargaan yang kuat sebagai modal membangun Gereja sinodal. Potensi-potensi ini merupakan anugerah Tuhan yang perlu terus dikembangkan.

Catatan Evaluatif Perjalanan Semester Pertama Paroki St. Theresia dari Kanak kanak Yesus Merombok

Tantangan yang masih dihadapi

Di sisi lain, masih terdapat berbagai kendala yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti: Pemahaman mengenai identitas dan tata kelola paroki yang masih perlu diperdalam, koordinasi antarbidang dan antarjenjang kepengurusan yang perlu diperkuat, belum meratanya keterlibatan umat dalam pelayanan, keterbatasan sarana, prasarana, dan dukungan finansial, pembinaan kader dan regenerasi pelayan Gereja yang masih perlu ditingkatkan, masih perlunya membangun budaya komunikasi, disiplin, dan tanggung jawab bersama.

Tantangan-tantangan ini kami sadari bukanlah penghalang, melainkan kesempatan untuk terus bertumbuh.

Harapan ke Kepan

Enam bulan pertama ini hendaknya dipandang sebagai masa menanam, bukan masa memanen. Fondasi yang telah diletakkan perlu terus diperkuat melalui semangat sinodal: berjalan bersama, saling mendengarkan, saling mendukung, dan bersama-sama mencari kehendak Tuhan.

Catatan Evaluatif Perjalanan Semester Pertama Paroki St. Theresia dari Kanak kanak Yesus Merombok

Semoga Paroki St. Theresia Merombok semakin bertumbuh menjadi Gereja yang sinodal, solid dan solider dan menghadirkan kasih Kristus di tengah masyarakat. Dengan semangat pelayanan, persaudaraan, dan doa, kita percaya Tuhan sendiri akan menyempurnakan karya baik yang telah dimulai di tengah paroki ini.

“Paroki yang baru bukan sekadar memiliki struktur baru, tetapi membangun cara hidup baru sebagai umat Allah: berjalan bersama, melayani bersama, dan bertumbuh bersama menuju kedewasaan iman.”

Loading

Berita Lainnya