Bangun Kemandirian Perempuan, Paroki Merombok Gelar Pelatihan UMKM bagi Utusan KBG

Sebarkan Berita ini!

Merombok, 20 Juni 2026Paroki Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok bekerja sama dengan Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan Keuskupan Labuan Bajo menggelar kegiatan Edukasi dan Pelatihan Ekonomi Rumah Tangga (UMKM) bagi kaum perempuan, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan paroki ini diikuti oleh para ibu utusan Komunitas Basis Gerejani (KBG) dari berbagai wilayah pelayanan.

Bangun Kemandirian Perempuan Paroki Merombok Gelar Pelatihan UMKM bagi Utusan KBG

Pastor Paroki Merombok, RD. Antonius Sanor, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada tim Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan Keuskupan Labuan Bajo, para narasumber, panitia, serta seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi sarana pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan keluarga maupun Gereja.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap kaum perempuan semakin berdaya dan mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi keluarga serta kehidupan menggereja,” ujar RD. Antonius Sanor saat membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sesi materi, Suster Ita, SSPS, selaku pemateri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan Keuskupan Labuan Bajo yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kapasitas, dan kemandirian perempuan.

Menurutnya, Gereja Katolik memandang perempuan dan laki-laki memiliki martabat yang sama di hadapan Allah. Karena itu, berbagai program pemberdayaan terus dilakukan agar kaum perempuan semakin mengenal identitas, potensi, serta perannya dalam keluarga, Gereja, dan masyarakat.

“Perempuan tidak boleh melihat dirinya hanya sebagai kelompok rentan atau korban. Gereja mengakui dan menghargai martabat perempuan setara dengan laki-laki,” tegas Suster Ita.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan di Merombok merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya terkait isu kekerasan berbasis gender. Menjawab aspirasi peserta saat itu, fokus kegiatan tahun ini diarahkan pada pemberdayaan perempuan, khususnya dalam bidang ekonomi rumah tangga.

Suster Ita juga mengajak para peserta untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas yang dimiliki guna mendukung kesejahteraan keluarga. Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam peningkatan ekonomi keluarga tanpa harus meninggalkan peran pentingnya sebagai ibu dan pengelola rumah tangga.

“Perempuan yang berdaya bukan berarti mengambil alih peran laki-laki, tetapi menyadari potensi yang dimiliki untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kreativitas dalam mengelola sumber daya yang ada dapat menjadi kekuatan bagi keluarga,” jelasnya.

Bangun Kemandirian Perempuan Paroki Merombok Gelar Pelatihan UMKM bagi Utusan KBG

Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik pengolahan makanan yang memiliki nilai ekonomis. Dalam sesi ini, para ibu dibimbing untuk membuat Keripik Keladi (Teko) dan Dadar Gulung, yang dapat dikembangkan sebagai usaha rumahan guna menambah pendapatan keluarga.

Kegiatan berlangsung dalam suasana partisipatif dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai kesetaraan martabat perempuan dan pentingnya pemberdayaan diri, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, Paroki Merombok bersama Komisi Gender dan Pemberdayaan Perempuan Keuskupan Labuan Bajo berharap lahir semakin banyak perempuan yang mandiri, kreatif, dan mampu menjadi penggerak kesejahteraan keluarga sekaligus agen perubahan di tengah Gereja dan masyarakat. (Komsos Paroki Merombok Kontributor: Eka, Editor: Tian Candra**)

Loading

Berita Lainnya