Berbagi Kisah Hidup, Umat KBG St. Klara Diajak Menemukan Kehadiran Tuhan dalam Keseharian

Sebarkan Berita ini!

WhatsApp Image 2026 10 14 at 07.47.41 1 edited

Merombok, 12 Oktober 2026 – Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kegiatan katekese dalam rangka Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) yang dirangkai dengan Bulan Rosario bersama umat Komunitas Basis Gerejawi (KBG) St. Klara, pada Rabu, 12 Oktober 2026. Bertempat di rumah Opa Aloysius, pertemuan perdana ini menjadi ruang bagi umat, baik anak-anak maupun orang dewasa, untuk berbagi pengalaman hidup dan menemukan makna kehadiran Tuhan dalam setiap perjalanan kehidupan.

Mengangkat tema “Yesus, Guru yang Mengajar tentang Hidup Sejati”, kegiatan ini mendalami perikop Injil Matius 5:1-12 tentang Ucapan Bahagia. Materi dibawakan oleh fasilitator, Theresia Gema Kwuta, yang mengajak umat untuk memahami bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu bersumber dari keadaan yang menyenangkan, tetapi juga dapat ditemukan dalam pengalaman hidup yang penuh tantangan, kesedihan, perjuangan, dan pengharapan.

Antusiasme peserta terlihat ketika sesi berbagi pengalaman dimulai. Anak-anak dan orang dewasa diberi kesempatan untuk menceritakan pengalaman pribadi yang meninggalkan kesan mendalam dalam perjalanan hidup mereka. Setiap peserta diajak menggunakan kata “saya” atau “aku” agar kisah yang disampaikan sungguh-sungguh berangkat dari pengalaman yang dialami sendiri, bukan sekadar menceritakan pengalaman orang lain.

Beragam kisah pun mengalir, mulai dari pengalaman menyedihkan hingga momen-momen bahagia yang patut disyukuri. Setiap cerita disambut dengan perhatian dan keheningan. Umat yang hadir mendengarkan tanpa menyela atau terburu-buru memberikan tanggapan. Dalam suasana tersebut, setiap orang diberi ruang untuk mengungkapkan isi hati, sementara peserta lainnya belajar mendengarkan dan meresapi pesan iman dari pengalaman yang dibagikan.

Kesederhanaan kisah yang terungkap justru menghadirkan makna yang mendalam. Kebahagiaan tidak selalu harus ditemukan dalam hal-hal besar atau pencapaian yang luar biasa. Kesempatan untuk tetap hidup, menghirup udara, berkumpul bersama keluarga, dan menjalani hari demi hari merupakan anugerah yang layak disyukuri.

Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa dirinya tidak harus berbagi banyak cerita untuk menyadari kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Dari pengalaman iman yang dijalani, ia menemukan satu kebahagiaan mendasar yang patut disyukuri, yakni masih diberikan napas kehidupan hingga saat ini.

Pengalaman tersebut sejalan dengan pesan Injil tentang Ucapan Bahagia, yang mengajak umat melihat kehidupan dengan mata iman. Tuhan hadir bukan hanya dalam kegembiraan dan keberhasilan, tetapi juga dalam air mata, pergumulan, serta kekuatan untuk tetap bertahan dan berharap di tengah kesulitan.

Ketua KBG St. Klara, Silvester Jemarus, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme umat dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan berbagi pengalaman iman dapat terus dilaksanakan sehingga semakin mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kesadaran umat akan kehadiran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

“Umat sangat menyambut baik kegiatan ini. Semoga kegiatan ini berkelanjutan. Melalui berbagi pengalaman iman, umat semakin menyadari kehadiran Tuhan dalam keseharian kita,” ungkap Silvester.

Pertemuan katekese ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan iman tidak hanya berlangsung ketika umat mendengarkan Sabda Tuhan, tetapi juga ketika mereka berani membuka diri, berbagi kisah kehidupan, dan mendengarkan pengalaman sesama dengan hati yang tulus.

Melalui rangkaian kegiatan BKSN dan Bulan Rosario, umat KBG St. Klara diharapkan semakin mampu menghayati ajaran Yesus tentang hidup sejati, yakni hidup dalam kasih, kerendahan hati, kepedulian, dan rasa syukur. Sebab, di balik setiap kisah kehidupan, selalu ada kesempatan untuk mengenali karya Tuhan dan menemukan alasan untuk tetap bersyukur. (Komsos Paroki Merombok- Tian Candra)

Loading

Berita Lainnya