Sabda Tuhan yang meneguhkan langkah hidup umat
Renungan
Temukan Renungan Sesuai Kebutuhan Anda
Arsip Renungan
Temukan kumpulan arsip renungan harian, mingguan, dan bulanan dari Pastor Paroki Gereja Katolik Santa Theresia dari Kanak-Kanak Yesus Merombok sebagai sumber penguatan iman, refleksi hidup, dan pendalaman spiritualitas umat.
Manusia jika dikecewakan terus menerus tentu mengalami perubahan psikologis yang mendalam, mulai dari mati rasa,, kelelahan emosional hingga akhirnya membangun tembok pertahanan diri yang sangat tebal dan kokoh. Bahkan jika level kekecewaan sudah sangat tinggi, energi untuk marah biasanya sudah habis, cenderung menjadi lebih banyak diam, menarik diri, bersikap “cukup tahu” dan perlahan melepaskan diri dari orang atau situasi yang menyakitinya demi menjaga mental.
![]()
Hidup ini bagaikan sebuah ladang. Setiap perkataan, tindakan dan keputusan yang kita ambil adalah benih yang kita taburkan. Benih kasih akan menghasilkan damai. Benih pengampunan akan menghasilkan persaudaraan. Benih kejujuran akan menghasilkan kepercayaan. Kalau setiap hari kita menabur kasih, kejujuran, doa, dan pengampunan, suatu saat kita akan menuai damai dan sukacita. Sebaliknya, bila kita menabur kebencian, egoisme, iri hati dan kebohongan, kita pun akan menuai penderitaan dan memanen buah yang menyakitkan.
![]()
Bacaan hari ini menyajikan kepada kita betapa Yesus sangat sibuk melakukan kebaikan. Setelah dua orang buta disembuhkan, dibawa lagi kepada-Nya orang bisu. Yesus pun menyembuhkan orang bisu yang disebutkan bisu karena kerasukan setan tersebut. Atas kebaikan-kebaikan tersebut orang mengagumi-Nya. Tentu saja mengagumi yang dilanjutkan dengan percaya kepada Tuhan Yesus. Namun, dalam Injil hari ini muncul sikap lain: iri hati.
![]()