Renungan Harian

Siapakah “Tuan” dalam Hidupmu?

Bacaan I: 2 Timotius 3:10-17, Injil: Markus 12:35-37
Jumat, 5 Juni 2026, Peringatan Wajib Santo Bonifasius, Uskup dan Martir

Hari ini Gereja merayakan Jumat Pertama, hari yang mengingatkan kita akan kasih Hati Yesus Yang Mahakudus. Pada hari yang sama kita juga memperingati Santo Bonifasius, seorang uskup dan martir yang menyerahkan hidupnya demi Kristus.

Dalam Injil yang kita dengar dalam perayaan hari ini, kita mendengar pertanyaan yang menggugah, “Bagaimana mungkin Mesias hanya disebut anak Daud, jika Daud sendiri menyebut Dia “Tuan”? Jika Daud sendiri menyebut-Nya Tuan, Ia jelas memiliki kuasa yang lebih besar dan Ia jelas bukan keturunan manusia. Ia adalah Tuhan sendiri yang berotoritas atas kehidupan manusia.

Pertanyaan Yesus ini juga mengarahkan saya untuk bertanya, siapakah “tuan” dalam hidup saya? Kalau mau jujur, saya kadang men”tuan”kan diri saya sendiri. Saya juga kadang men”tuan”kan harta yang saya miliki. Karena itu kadang saya lebih mengikuti kehendak sendiri. Banyak memakai waktu untuk hal-hal duniawi dan mayawi. Saya sering lupa bahwa “tuan” yang sesungguhnya adalah Tuhan. Dialah penolong, pemimpin, penuntun, pembimbing, raja, pemegang kendali hidup.

Melalui bacaan suci hari saya diingatkan bahwa “tuan” yang sesungguhnya adalah Yesus. Mengakui Dia sebagai Tuhan berarti memberi Dia hak untuk memimpin, merajai, menolong, menuntun, membimbing dan memegang kendali hidup saya. Saya mesti mengikuti setiap jalan dan kehendak-Nya.

Santo Bonifasius mampu menghadapi tantangan dan penganiayaan karena ia terlebih dahulu mengalami dan mau digerakkan oleh kasih Kristus. Orang yang sungguh mencintai Tuhan akan menemukan kekuatan untuk tetap setia, bahkan ketika jalan hidup tidak mudah.  Santo Paulus mengingatkan Timotius agar tetap berpegang pada ajaran yang benar dan setia kepada Sabda Allah. Pesan ini sangat relevan bagi kita saat ini juga.

Kita hidup di zaman yang serba cepat. Informasi datang tanpa henti. Banyak orang lebih sibuk mencari pengakuan daripada mencari kebenaran. Tidak sedikit yang lebih takut kehilangan popularitas daripada kehilangan nilai-nilai iman. Karena itu Sabda Tuhan hari ini mengajak kita untuk tetap berakar pada Kristus dan tidak mudah terbawa arus dunia. Dialah “Tuan” atas kehidupan kita. (Rm. Anton Sanor, Pr)

Loading

Sebarkan Renungan ini!

Luangkan Waktu untuk Tuhan Hari Ini

Ambil sejenak waktu hening. Serahkan segala pergumulan, harapan, dan syukur Anda kepada Tuhan.