Renungan Harian

Kaidah Emas Kehidupan

Renungan 23 Juni 2026

Pekan Biasa XII

Bacaan I: 2 Raj 19: 9b-11.14-21.31-35a.36, Injil: Mat 7: 6.12-14

Dalam lanjutan kotbah di bukit Yesus menegaskan tentang golden rule kehidupan bersama orang lain. “Segala sesuatu yang kamu kehendaki diperbuat orang kepadamu, perbuatlah demikian kepada mereka. Itulah isi seluruh hokum Taurat dan kitab para nabi” (Mat 7: 12). Sabda ini dikenal sebagai kaidah emas dalam hidup Kristiani karena menjadi pedoman sederhana namun mendasar dalam membangun kehidupan yang baik. Yesus mengajak kita untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga menempatkan diri pada posisi orang lain dan memperlakukan mereka secara baik.

Kerinduan terdalam adalah setiap orang ingin dihargai, dikasihi, didengarkan, diampuni, dan diperlakukan dengan baik. Karena itu, jika kita menginginkan hal-hal tersebut dari orang lain, kita pun dipanggil untuk lebih dahulu memberikannya. Jangan menunggu orang lain berbuat baik kepada kita; jadilah pribadi yang memulai kebaikan. Kita diajak untuk keluar dari sikap egois dan belajar mendahulukan orang lain. Sebagai murid Kristus kita dipanggil untuk seperti Dia menjadikan kasih sebagai dasar setiap tindakan. Kasih itu adalah menjadikan yang lain sebagai yang berharga, istimewa dan diperlakukan secara baik.

Ajaran ini juga menantang kita untuk selalu berbuat baik, setia mengasihi bahkan ketika tidak mendapat balasan yang sama. Mengampuni saat disakiti, menghormati saat tidak dihargai, dan membantu saat orang lain membutuhkan merupakan wujud nyata dari kasih Kristus. Kasih sejati tidak bergantung pada perlakuan orang lain, tetapi lahir dari hati yang telah disentuh oleh kasih Allah.

Marilah kita bertanya pada diri sendiri: Apakah saya sudah memperlakukan keluarga, sesama umat, dan orang-orang yang saya jumpai sebagaimana saya ingin diperlakukan? Semoga Sabda Tuhan hari ini menggerakkan kita untuk menjadi pembawa kasih, damai, dan kebaikan di mana pun kita berada. Semoga melalui kita setiap orang dapat merasakan kehadiran Allah dan kasih-Nya yang setia menyertai. (Rm. Anton Sanor, Pr)

Loading

Sebarkan Renungan ini!

Luangkan Waktu untuk Tuhan Hari Ini

Ambil sejenak waktu hening. Serahkan segala pergumulan, harapan, dan syukur Anda kepada Tuhan.