Bacaan I : 1Kor 5:1-8
Bacaan Injil : Luk 6:6-11.
Injil hari ini menceritakan salah satu pandangan dan sikap transformatif Yesus berhadapan dengan aturan manusia. Yesus secara menantang menunjukkan sikap yang memihak pada kebaikan, keselamatan manusia pada hari yang disucikan orang Israel, yaitu hari Sabat. Yesus menunjukkan kebaikan, keselamatan manusia yang ditunjukkan dengan menyembuhkan orang yang mati tangan kanannya harus diutamakan melampaui aturan atau hukum yang dibuat manusia itu sendiri (legalisme).
Injil hari ini mengajarkan kita untuk bercermin pada sikap Yesus, yakni melakukan atau berbuat baik kapan dan di mana saja, termasuk pada situasi yang tak menguntungkan kita. Kebaikan harus tetap ditegakkan meskipun karenanya kita ditentang, kita dicemoohkan, dicap tak ikut arus, dianggap mengejar pencintraan dan lainnya. Berbuat baik adalah salah satu keutamaan khas Kristiani. Yesus menghendaki kita untuk tak membatasi kebaikan kepada siapa saja hanya karena sejumlah aturan, cara pandang manusia yang sempit, atau sekat-sekat perbedaan yang dibangun manusia.
Salah satu wujud nyata kebaikan yang perlu didorong saat ini adalah membantu sesama saudara kita yang terdampak parah karena gempa. Mari kita menyumbang kebaikan karena banyak sesama kita di Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende dan Sikka sedang membutuhkan uluran tangan kita. Bagi kita, inilah momentum untuk mewujudnyatakan kebaikan yang dimaksudkan Yesus: menyelamatkan manusia dan bukan membinasakannya. Semoga kita tergerak. Amin.
![]()